JAKARTA - Bulan Ramadan selalu identik dengan momen berbuka yang hangat dan menyenangkan. Menjelang Maghrib, berbagai jajanan menjadi favorit masyarakat untuk mengawali buka puasa.
Tak hanya nikmat, makanan ringan ini juga membantu mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Dari kolak hingga gorengan, beberapa hidangan selalu laris manis setiap tahun.
Kolak Pisang: Manis, Gurih, dan Kaya Energi
Kolak pisang menjadi hidangan pembuka yang paling populer saat Ramadan. Perpaduan pisang kepok matang, santan, gula merah, dan daun pandan menciptakan rasa manis dan gurih yang khas.
Variasi kolak juga bisa menggunakan ubi, labu, atau kolang-kaling untuk menambah tekstur dan cita rasa. Kandungan karbohidrat dari pisang dan ubi membantu mengembalikan energi tubuh dengan cepat setelah berpuasa.
Santan memberikan rasa creamy yang kaya, sementara gula merah menambah manis alami. Kombinasi ini membuat tubuh bertenaga kembali menjelang makan utama.
Es Buah: Segar dan Kaya Vitamin untuk Berbuka
Es buah menjadi pilihan favorit karena rasanya yang menyegarkan. Berbagai buah seperti melon, semangka, nanas, anggur, dan kelapa muda disajikan dengan sirup manis dan es batu.
Selain nikmat, es buah kaya vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh. Kandungan serat dari buah-buahan membantu sistem pencernaan kembali aktif setelah berpuasa.
Cairan dari es buah juga membantu menghidrasi tubuh yang kekurangan cairan seharian. Minuman ini cocok untuk menenangkan dahaga sekaligus menyegarkan tubuh.
Gorengan: Gurih dan Renyah, Tapi Harus Bijak
Gorengan seperti tahu isi, bakwan, tempe mendoan, dan risoles selalu jadi favorit saat berbuka. Tekstur renyah dan rasa gurihnya membuat gorengan sulit ditolak.
Meski lezat, konsumsi gorengan sebaiknya tidak berlebihan. Minyak dalam penggorengan bisa membuat kenyang lebih cepat namun kurang bernutrisi bagi tubuh.
Alternatif lebih sehat, gorengan bisa digoreng dengan sedikit minyak atau menggunakan air fryer. Dengan begitu, tetap bisa menikmati rasa gurih tanpa mengurangi manfaat berbuka.
Dadar Gulung: Lembut, Manis, dan Mengenyangkan
Dadar gulung khas Indonesia berisi parutan kelapa dan gula merah, dibalut adonan tepung hijau beraroma pandan. Teksturnya lembut dan rasa manisnya pas, menjadikannya salah satu jajanan favorit buka puasa.
Selain enak, dadar gulung mengenyangkan karena tepung dan kelapa kaya serat. Menu ini cocok dinikmati sebelum hidangan utama, memberikan energi tanpa membuat perut terlalu penuh.
Cendol atau Es Dawet: Gurih, Manis, dan Menyegarkan
Cendol atau es dawet terbuat dari tepung beras berbentuk kenyal, disajikan dengan santan, gula merah cair, dan es batu. Kombinasi gurih dan manis membuatnya sempurna untuk buka puasa.
Minuman ini juga memberikan energi cukup baik. Santan menambah rasa creamy alami, sementara gula merah berperan sebagai sumber energi instan.
Cendol menjadi salah satu minuman paling dicari saat Ramadan. Rasanya menyegarkan sekaligus membantu tubuh kembali bertenaga.
Bubur Mutiara: Lembut dan Mengenyangkan
Bubur mutiara dibuat dari sagu mutiara yang direbus hingga kenyal dan transparan. Biasanya disajikan dengan santan serta gula merah atau gula pasir untuk menambah manis gurih.
Teksturnya lembut dan kuah santannya gurih, membuatnya cocok sebagai menu pembuka. Bubur ini ideal untuk yang ingin hidangan ringan sebelum makan besar.
Kurma: Sunnah Berbuka yang Kaya Nutrisi
Kurma bukan hanya populer, tetapi juga dianjurkan dalam sunnah untuk berbuka puasa. Buah ini kaya gula alami yang cepat mengembalikan energi tubuh.
Selain itu, kurma mengandung serat, vitamin, dan mineral penting. Mengonsumsi kurma sebelum hidangan utama membantu sistem pencernaan menyesuaikan diri setelah seharian berpuasa.
Setiap jajanan buka puasa memiliki keunikan dan manfaatnya masing-masing. Dari kolak, es buah, gorengan, hingga kurma, semuanya membantu tubuh kembali bertenaga dan menambah kehangatan momen berbuka puasa.